2) Peristiwa “Shut down” yang terjadi di US tidak akan membawa dampak berkepanjangan.
3) Inflasi US tahun ini akan lebih tinggi dibandingkan tahun lalu, dan angka pengangguran US akan lebih rendah dibandingkan tahun lalu.
4) Namun demikian, signal akan kenaikan suku bunga untuk tahun ini jangan ditafsirkan bahwa tren dollar akan naik sepanjang tahun. Kami melihat bahwa interval index dollar berada dalam kisaran; 85-105. Diluar dari harga itu, adalah harga “Anti fundamental”.
5) Karena itu pada tahun ini, strategi yang paling baik dilakukan adalah strategi klasik trading: “buy by rumor dan sell by news”.
6) Banyak pengamat ekonomi memprediksi dollar akan naik tinggi melebihi histori yang pernah terjadi. Namun hemat kami, kenaikan suku bunga tidak akan membawa dollar pada kenaikan tren panjang. Atau dengan kata lain, kami tidak sependapat bahwa tahun ini adalah tahun yang baik untuk membeli dollar dalam jangka yang lama (hold).
7) Kebijakan Trump: “American First” akan menghantam beberapa negara, khususnya China. Kebijakan Trump akan menahan laju kenaikan dollar (naik boleh, tapi jangan terlalu tinggi). Imbas dari kebijakan Trump menurut prediksi kami adalah kejatuhan saham di China.
8) Perlu anda perhatikan disini, hendaknya anda tidak mengabaikan berita ketegangan US dengan korut, suriah, Iran, (mungkin kemudian dengan Turki), Lebanon-Israel, dan terlebih dengan Russia dan China perihal postur nuklir. Tahun ini adalah tahun yang “panas” untuk geo politik. Kesalahpahaman sedikit saja, akan membuka kemungkinan perang terbuka. Apabila hal ini terjadi, Emas adalah primadona (oil hendaknya menjadi pilihan kedua anda). Jangan sungkan untuk membuang portfolio anda khususnya saham, obligasi dan dollar.
9) Anda perlu memperhatikan pula bahwa pada tahun ini beberapa bank sentral akan merubah kebijakannya dari dovish menjadi hawkish. (Apabila situasi global tidak menjadi semakin panas).
10) Rupiah akan mengalami kesulitan untuk menguat signifikan karena beberapa faktor. Diantaranya; banyak dana akan tersedot ke US, situasi global, neraca perdagangan, suhu politik.
11) Kami memprediksi pula, Venezuela akan mengalami krisis ekonomi lebih parah dari pada tahun sebelumnya.
12) Kami memprediski pula, pertumbuhan ekonomi China tahun ini tidak akan lebih besar dari pada tahun sebelumnya. Bank sentral China akan kembali bermain-main dengan strategi RRR nya.
13) India akan menjadi salah satu negara emerging market dengan pertumbuhan ekonomi cukup stabil.
14) Tahun ini akan menjadi Tahun yang sensitif terhadap analisa fundamental. Anda harus mencermati fundamental untuk mengetahui apakah harga akan terus turun/naik atau akan berbalik (anti fundamental)
15) BITCOIN bukanlah pilihan instrumen yang bijak untuk trading.
Nb. Beberapa analisa fundamental jangka panjang yang lain kami harapkan dapat kami tulis juga pada waktu yang akan datang.
4.3 stars - based on 96 reviews

0 Response to "ANALISA FUNDAMENTAL JANGKA PANJANG FOREX 2018"
Posting Komentar